"Toilet Radio Assalam & Ar-Raniry TV Mengenaskan: Kotor, Air Kotor, Fasilitas Rusak!”



Oleh : Niftara Fhonaya

Banda Aceh, 13 Juni 2025 — Toilet crew Radio Assalam dan Ar-Raniry TV yang terletak di lantai 2,  gedung utama Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, saat ini tengah menjadi perhatian. Pasalnya, kondisi toilet tersebut kotor dan tidak terurus, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi para crewll. yang menggunakan fasilitas tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi toilet tampak kotor dan memprihatinkan. Sampah berserakan di sebelah wastafel, sisa tisu, botol plastik, dan pembungkus makanan dibiarkan menumpuk tanpa ada pembersihan yang maksimal. Keberadaan sampah yang tak terurus tersebut membuat tampilan toilet tampak jorok dan juga dapat menjadi sumber penyakit jika dibiarkan lebih lama.

Selain masalah kebersihan, wastafel juga tidak dapat digunakan karena air tidak mengalir. Kerannya tampak macet, sehingga crew kesulitan saat ingin mencuci tangan, muka, atau melaksanakan wudhu. Tak hanya itu, pipa-pipa di bawah wastafel juga tampak mulai berkarat, yang turut menambah masalah sanitasi di tempat tersebut.

Selain itu, keran wudhu yang seharusnya tersedia juga tidak tampak. Hal tersebut membuat para crew kesulitan saat harus melaksanakan wudhu sebelum salat, sehingga proses ibadah pun menjadi terhambat dan tidak nyaman karena harus berwudhu di dalam toilet.

Satu masalah lagi yang tak kalah penting adalah pintu toilet yang kadang tak dapat terkunci, penerangan yang minim, dan instalasi pipa yang tampak rusak. Keamanan dan privasi saat menggunakan toilet juga menjadi masalah yang harus diberesakan demi menjaga kenyamanan dan keamanan para penggunanya.

Salah satu crew Radio Assalam, Salsa. Menyampaikan keluhannya mengenai kondisi tersebut. “Ini sudah terjadi cukup lama, apalagi saat hari libur, kondisinya lebih parah. Sampah berserakan, air mati, keran wudhu juga tidak tersedia. Saya dan teman-teman jadi kesulitan saat harus membersihkan diri sebelum salat,” katanya, Kamis (13/6/2025).

Selain permasalahan tersebut, kondisi toilet juga tampak lembab dan pengap. Langit-langit tampak bernoda akibat rembesan air, dan dindingnya juga tampak kusam. Bau tak sedap memenuhi ruang toilet, sehingga menambah ketidaknyamanan saat digunakan. Hal tersebut juga turut menjadi masalah yang harus diberesakan demi menjaga kebersihan dan kualitas sanitasi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Selain masalah tersebut, penerangan yang minim juga menjadi masalah penting yang harus diberesakan. Lampu yang redup dan beberapa diantaranya mati membuat proses penggunaan toilet menjadi lebih sulit dan tidak nyaman, terutama pada saat kondisi gelap, misalnya saat hujan atau saat malam hari.

Diharapkan perbaikan dan pembersihan dapat segera dilaksanakan, sehingga toilet crew Radio Assalam dan Ar-Raniry TV dapat kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan, sesuai standar kebersihan dan kesehatan yang seharusnya diberlakukan di sebuah institusi pendidikan. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan juga dapat menjaga keamanan, privasi, dan kenyamanan para penggunanya, sehingga proses belajar, kerja, dan ibadah dapat berjalan lebih tenang dan lancar.